Silsilah 'Aqidah ( 5-a )
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,
"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)
Pada ayat ini ada beberapa faidah,
1. Rahmat Allah terhadap hamba-hamba-Nya, ketika Allah mewasiatkan kepada mereka dengan 10 wasiat yang terkandung di dalamnya kebaikan untuk dunia dan akhirat mereka.
2. Yang terbesar di antara wasiat-wasiat tersebut : Haramnya kesyirikan. Maka hal ini menunjukkan bahwa kesyirikan merupakan pangkal kerusakan dunia, dan kerugian di akhirat.
3. Pengharaman syirik, terkandung padanya perelealisasian Tauhid.
4. Allah memulai wasiat-wasiat tersebut dengan pengharaman terhadap kesyirikan. Dan menutupnya dengan pengharaman mengikuti bid'ah-bid'ah dan hawa nafsu.
5. Pengharaman bid'ah, terkandung padanya perelealisasian Sunnah. [berkaitan dengan kalimat: ikutilah jalan tersebut jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain),-red]
6. Kebaikan agama dan kebaikan dunia tegak di atas dua prinsip penting :
![]() |
| Silsilah 'Aqidah |
asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,
"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)
Pada ayat ini ada beberapa faidah,
1. Rahmat Allah terhadap hamba-hamba-Nya, ketika Allah mewasiatkan kepada mereka dengan 10 wasiat yang terkandung di dalamnya kebaikan untuk dunia dan akhirat mereka.
2. Yang terbesar di antara wasiat-wasiat tersebut : Haramnya kesyirikan. Maka hal ini menunjukkan bahwa kesyirikan merupakan pangkal kerusakan dunia, dan kerugian di akhirat.
3. Pengharaman syirik, terkandung padanya perelealisasian Tauhid.
4. Allah memulai wasiat-wasiat tersebut dengan pengharaman terhadap kesyirikan. Dan menutupnya dengan pengharaman mengikuti bid'ah-bid'ah dan hawa nafsu.
5. Pengharaman bid'ah, terkandung padanya perelealisasian Sunnah. [berkaitan dengan kalimat: ikutilah jalan tersebut jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain),-red]
6. Kebaikan agama dan kebaikan dunia tegak di atas dua prinsip penting :
Perelalisasian Tauhid dan Iman; dan perealisasian Sunnah dan Ittiba'
7. Pentingnya kedudukan Taqwa, yang itu merupakan buah (hasil) dari wasiat-wasiat ini.
8. Besarnya kedudukan berbakti kepada kedua orang tua.
----------------------------
Silsilah Aqid'ah
( 5-b )
asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,
"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)
✏ Pada ayat ini ada beberapa faidah,
9. Diharamkannya membunuh anak-anak. Masuk dalam larangan ini adalah pembatasan keturunan atau aborsi; dengan alasan takut miskin, atau karena tinjauan ekonomi.
10. Bahwa yang sangat banyak memberikan rizki itu hanya Allah – 'Azza wa Jalla – . Adapun usaha manusia, hanyalah sebab semata.
11. Wajib menjauhi sebab-sebab yang mengantarkan kepada perbuatan kekejian, dan jauh dari melakukannya.
12. Diharamkannya membunuh jiwa yang terlindungi, kecuali dengan tiga sebab saja.
13. Akal yang sehat, dan fitrah yang lurus, akan mengingkari dari keharaman-keharaman yang dijelaskan di ayat ini. Terlebih lagi syari'at.
14. Wajib menjaga harta anak yatim, dan tidak boleh mengotak-atiknya. Kecuali dengan cara yang padanya terdapat mashlahah untuk harta tersebut.
15. Apabila anak yatim telah mencapai usia baligh, maka wajib untuk menyerahkan harta miliknya kepadanya. Apabila sudah diuji dan diketahui secara pasti kesehatan akalnya.
16. Wajib untuk adil dalam takaran dan timbangan. Tidak boleh mengurangi.
17. Pelaksanaan kewajiban, sandarannya adalah pada kemampuannya.
18. Wajibnya untuk berkata adil, walaupun terhadap diri sendiri.
------- ---------
Silsilah Fawaid Aqidah
( 5-c )
asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,
"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)
Pada ayat ini ada beberapa faidah,
19. Padanya terdapat makna Firman Allah Ta'ala : "Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." (al-Ma'idah : 8)
20. Wajib menunaikan janji, meskipun terhadap orang-orang kafir.
21. Bahaya perkara-perkara baru dalam agama, karena itu merupakan senjata syaithan.
22. al-Haq itu satu. Sementara kebatilan itu sangat banyak jumlahnya dan cabangnya.
23. Bahayanya kelompok-kelompok hizbiyyah terhadap keutuhan persatuan kaum muslimin.
24. Tauhid dan Sunnah merupakan asas yang benar dalam persatuan dan ketertautan hati.
25. Syirik dan Bid'ah merupakan dasar perpecahan dan perselisihan hati.
26. Pengagungan para salaf terhadap wasiat-wasiat ini. Sampai-sampai Ibnu Mas'ud menyatakan itu seakan-akan sebagai wasiat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang beliau beri stempel padanya.
---------------------------
7. Pentingnya kedudukan Taqwa, yang itu merupakan buah (hasil) dari wasiat-wasiat ini.
8. Besarnya kedudukan berbakti kepada kedua orang tua.
----------------------------
Silsilah Aqid'ah
( 5-b )
asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,
"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)
✏ Pada ayat ini ada beberapa faidah,
9. Diharamkannya membunuh anak-anak. Masuk dalam larangan ini adalah pembatasan keturunan atau aborsi; dengan alasan takut miskin, atau karena tinjauan ekonomi.
10. Bahwa yang sangat banyak memberikan rizki itu hanya Allah – 'Azza wa Jalla – . Adapun usaha manusia, hanyalah sebab semata.
11. Wajib menjauhi sebab-sebab yang mengantarkan kepada perbuatan kekejian, dan jauh dari melakukannya.
12. Diharamkannya membunuh jiwa yang terlindungi, kecuali dengan tiga sebab saja.
13. Akal yang sehat, dan fitrah yang lurus, akan mengingkari dari keharaman-keharaman yang dijelaskan di ayat ini. Terlebih lagi syari'at.
14. Wajib menjaga harta anak yatim, dan tidak boleh mengotak-atiknya. Kecuali dengan cara yang padanya terdapat mashlahah untuk harta tersebut.
15. Apabila anak yatim telah mencapai usia baligh, maka wajib untuk menyerahkan harta miliknya kepadanya. Apabila sudah diuji dan diketahui secara pasti kesehatan akalnya.
16. Wajib untuk adil dalam takaran dan timbangan. Tidak boleh mengurangi.
17. Pelaksanaan kewajiban, sandarannya adalah pada kemampuannya.
18. Wajibnya untuk berkata adil, walaupun terhadap diri sendiri.
------- ---------
Silsilah Fawaid Aqidah
( 5-c )
asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,
"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)
Pada ayat ini ada beberapa faidah,
19. Padanya terdapat makna Firman Allah Ta'ala : "Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." (al-Ma'idah : 8)
20. Wajib menunaikan janji, meskipun terhadap orang-orang kafir.
21. Bahaya perkara-perkara baru dalam agama, karena itu merupakan senjata syaithan.
22. al-Haq itu satu. Sementara kebatilan itu sangat banyak jumlahnya dan cabangnya.
23. Bahayanya kelompok-kelompok hizbiyyah terhadap keutuhan persatuan kaum muslimin.
24. Tauhid dan Sunnah merupakan asas yang benar dalam persatuan dan ketertautan hati.
25. Syirik dan Bid'ah merupakan dasar perpecahan dan perselisihan hati.
26. Pengagungan para salaf terhadap wasiat-wasiat ini. Sampai-sampai Ibnu Mas'ud menyatakan itu seakan-akan sebagai wasiat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang beliau beri stempel padanya.
---------------------------

0 komentar:
Posting Komentar
Jazaakumullaahu khayran atas kunjungan dan saran dari Anda. Baarakallahu fii kum