![]() |
| Silsilah 'Aqidah |
( asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri )
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki mendapatkan rizki dari mereka adanya, tidak pula Aku menginginkan agar mereka memberikan makan (kepada-Ku). Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi Rizki dan memiliki kuatan yang sangat kokoh." (adz-Dzariyat : 56-58)
Pada ayat ini ada beberapa faidah,
- 1. Kewajiban beriman kepada Tauhid Rububiyyah. Tauhid inilah yang diakui pula oleh kaum musyrikin Quraisy. Namun hal itu tidak bermanfaat bagi mereka, karena mereka tidak mau merealisasikan Tauhid Uluhiyyah.
- Tujuan dari penciptaan jin dan manusia adalah mengesakan Allah dalam peribadahan. Ibadah yang dimaksud adalah Tauhid.
- Bahwa para mukallaf dari kalangan hamba adalah : jin dan manusia.
- Kewajiban atas hamba adalah menjadikan mayoritas perhatian mereka dalam kehidupan ini adalah merealisasikan Ibadah dan Tauhid.
- Allah tidak butuh terhadap hamba-hamba-Nya. Adapun hamba beribadah kepada-Nya, maka itu justru untuk kemashalatan mereka sendiri di dunia dan di akhirat.
- Ibadah dan perealisasian Tauhid merupakan di antara sebab terbesar untuk mendapatkan rizki dan keamanan.
- Pada Nama Allah (ar-Razzaq = Maha Pemberi Rizki) adalah sifat mubalaghah (yang menunjukkan kepada makna sangat dan lebih) tentang besarnya pemberian-Nya, kemurahan-Nya, serta kerajaan-Nya. Yang itu semua semakin menguatkan ketergantungan hati kepada Allah dalam mencari rizki, walaupun tidak berarti membuang upaya mengambil sebab.
--------------------
diterjemahkan oleh
WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia
---------------------------

0 komentar:
Posting Komentar
Jazaakumullaahu khayran atas kunjungan dan saran dari Anda. Baarakallahu fii kum